Kamis, 17 Maret 2011

Gigiku cantik dengan behel keren

Behel alias Kawat Gigi sekarang ini sedang trend di kalangan masyarakat. Anak-anak, remaja, dewasa semua tak mau ketinggalan memakai behel. Namun apakah sebenarnya behel gigi itu? Apakah hanya sekedar aksesoris? Apakah semua orang perlu dan boleh pakai behel?

Pada bulan Juli 2010 lalu, tim majalah Mom Dad & I mewawancarai dokter gigi kami, drg. Priska Hendrawan, SpOrt seputar Behel, dan jawaban semua pertanyaan diatas ada di majalah Mom Dad & I edisi 7 bulan Juli 2010.
Buat yang penasaran & kebetulan gak sempat baca artikelnya, berikut ini kami sajikan informasi seputar behel.



Apa sebenarnya behel itu? apa fungsi behel gigi? Apa manfaat pemakaian behel gigi? Behel adalah seperangkat alat kedokteran gigi yang digunakan untuk :
  • meratakan susunan gigi geligi
  • memperbaiki senyum
  • dan yang terpenting memperbaiki gigitan/hubungan antara rahang atas dan bawah sehingga pasien dapat mengunyah dengan baik.
  1. Ada berapa jenis behel gigi yang disediakan dokter gigi?


Ada 2 jenis behel gigi yang disediakan dokter gigi : behel lepasan (kiri) dan behel cekat (kanan).

Perbedaan antara keduanya adalah behel lepasan bisa dilepaskan oleh pasien sedangkan behel cekat tidak dapat dilepaskan oleh pasien.
Behel cekat terdiri dari:
  • kawat gigi (yang melintang diantara gigi)
  • braket (pada gambar terlihat seperti 4 kotak-kotak kecil yang menempel pada tiap permukaan gigi)
  • karet warna warni (pada gambar ini berwarna biru).
3. Jenis behel apa yang aman untuk anak? Kedua jenis behel di atas aman untuk anak.
Namun kegunaan behel lepasan sangat terbatas untuk kasus ringan saja dan juga keberhasilan perawatan behel lepasan tersebut sangat tergantung dari kekooperatifan pasien untuk memakainya.

4. Sejak usia berapa dan kondisi gigi yang seperti apa anak dianjurkan memakai behel gigi? Asosiasi Ortodontis Amerika (American Association of Orthodontists) merekomendasikan anak-anak untuk menemui dokter gigi spesialis ortodonti pertama kali pada usia 7 tahun.
Mengapa?
  • Karena pada usia ini, gigi depan dan gigi graham tetap sudah tumbuh sehingga sudah dapat dilakukan evaluasi dini.
  • Evaluasi dini memungkinkan deteksi dini dan identifikasi penyebab, seperti kebiasaan buruk isap jempol dan bernapas melalui mulut.
  • memantau perubahan-perubahan pada susunan gigi geligi dan hubungan rahang sehingga pada kasus tertentu dapat mengurangi keparahan kelainan dan mengurangi lama perawatan yang dibutuhkan.
5. Persiapan apa yang dilakukan sebelum memasang behel gigi? Sebelum pemasangan behel, gigi anak yang bolong sudah harus ditambal terlebih dahulu dan anak sudah dapat memelihara kebersihan gigi dan mulutnya dengan rajin menyikat gigi 2x sehari, yaitu pagi sesudah sarapan dan malam sebelum tidur.

6. Adakah tahap-tahap perawatan sebelum pemasangan behel gigi? Ada. Pada kunjungan pertama biasanya yang dilakukan adalah pemeriksaan lengkap supaya dokter dapat menetapkan diagnosa yang tepat.
Pemeriksaan meliputi: pencetakan gigi geligi, pembuatan foto dokumentasi kondisi gigi dan wajah awal, dan pemberian surat konsul foto roentgen. Pemasangan behel dapat dilakukan pada kunjungan kedua.

7. Berapa lama dianjurkan anak menggunakan behel gigi? Lamanya pemasangan behel tergantung dari masing-masing kasus dan terutama sangat dipengaruhi oleh kekooperatifan pasien dalam menjalankan instruksi dari ortodontistnya dan kerajinan datang kontrol setiap sebulan sekali. Rata-rata pemasangan behel apabila pasiennya kooperatif adalah 24 bulan.

8. Apakah ada pantangan makan atau kegiatan yang tidak boleh dilakukan selama pemakaian behel gigi ini? Anak yang menggunakan behel gigi harus rajin membersihkan gigi dengan sikat gigi khusus yang diberikan oleh ortodontisnya. Setiap sehabis makan, sebaiknya berkumur dengan air putih dan membersihkan semua sisa makanan yang menempel pada kawatnya.
Makanan dan minuman yang harus dihindari adalah yang manis dan lengket, seperti coklat, permen, es krim, sirup, soft drink, dll karena makanan dan minuman ini dapat menyebabkan gigi cepat berlubang dan menjadi coklat kekuningan. Selain itu makanan yang keras seperti kerupuk, kacang-kacangan, keripik, juga sebaiknya dihindarkan karena makanan-makanan tersebut dapat menyebabkan braketnya lepas. Buah-buahan sebaiknya dipotong kecil-kecil terlebih dahulu, daging sate dilepaskan terlebih dahulu dan ayam goreng disuwir terlebih dahulu sebelum dimakan.

9. Bagaimana mengatasi anak yang kesulitan makan setelah memakai behel gigi? Pada umumnya 2 minggu pertama setelah pemasangan behel akan timbul sariawan pada pipi atau bibir sehingga menyebabkan anak kesulitan makan. Apabila hal ini terjadi, sebaiknya anak diberikan makanan lembut terlebih dahulu seperti bubur.


10.Bagaimana dengan penambahan aksesoris tambahan pada behel gigi seperti warna karet yang mencolok apa pengaruhnya? Karet ini berfungsi untuk mengencangkan kawat dan sekarang warna dan bentuk karetnya sudah beragam, ada yang berbentuk mickey mouse, hello kitty dll. Karet diganti setiap kontrol


Demikian informasi yang sering ditanyakan seputar Behel, pada posting-posting mendatang akan kami jelaskan berbagai hal rinci, tips seputar behel gigi.... Nantikan posting kami selanjutnya yach....


Bagaimana menentukan tempat yang tepat untuk pemasangan kawat gigi? Baca dulu tips-tipsnya di Teliti sebelum pasang kawat gigi



Artikel ditulis oleh drg. Priska Hendrawan, SpOrt , diedit oleh drg.Melissa Antonia, SpKGA

"This is an original article. Copying is allowed if you mention our Blog as the source"

"Artikel ini adalah artikel original. Diperbolehkan mengkopi asalkan menyebutkan Blog kami sebagai sumbernya"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Pardon for our slow response of your comments...