Rabu, 02 Maret 2011

Membawa anak ke dokter gigi


"Kapan dan bagaimana kita harus membawa anak ke Dokter Gigi?"
Ya.... pertanyaan diatas seringkali dilontarkan ibu-ibu di klinik kami.
Menurut Akademi Kedokteran Gigi Anak Amerika (American Academy of Pedatric Dentistry) kunjungan pertama adalah saat anak berulang tahun yg pertama!

Mungkin anda langsung berpikir "Umur 1 tahun bukankah anak masih terlalu kecil untuk dibawa ke dokter gigi?"

Namun yang perlu diketahui adalah pada kunjungan pertama ini adalah untuk mencegah kelainan gigi dan mulut pada anak di kemudian hari. Seringkali kami menemukan anak usia 2 tahun memiliki banyak gigi yang berlubang, dengan keadaanyang sudah parah!! Lebih baik mencegah daripada mengobati bukan?

Banyak sekali manfaat yang bisa didapat dari kunjungan pertama ke dokter gigi ini, antara lain :

1. Melakukan pemeriksaan dini kesehatan mulut anak. Anak yang ke dokter gigi dalam keadaan tidak ada keluhan akan lebih kooperatif daripada bila ia mengalami keluhan sakit gigi. Jadi jangan tunggu sampai si kecil mengeluh sakit gigi yaa....

2. Membiasakan anak dengan situasi klinik gigi.
Jangan lupa pilih klinik gigi yang nyaman dan menyenangkan untuk anak

3. Orangtua dapat berkonsultasi dengan dokter gigi banyak hal seputar informasi gigi anak, seperti :
  • Bagaimana merawat gigi anak yangbaik
  • hubungan antara makanan dan kesehatan mulut
  • perkembangan gigi dan mulut anak
  • kebiasaan buruk anak yang dapat mempengaruhi perkembangan rahang dan gigi seperti mengemut jari, menggigit-gigit benda dll.
Tips mengajak anak pertama kali ke Dokter Gigi:
1. Pada saat anak berusia 1 tahun, meskipun tak ada keluhan, ajak anak ke Dokter Gigi Anak untuk memeriksakan giginya

2. Pilih Dokter Gigi Spesialis Anak
Biasanya terdapat gelar tambahan SpKGA di belakang nama dokter gigi ybs, misalnya :drg. XXX, SpKGA.
Dokter gigi spesialis anak akan lebih memahami penanganan dan Kesehatan Gigi Anak karena mereka menjalani lagi pendidikan khusus Ilmu Kedokteran Gigi Anak minimal selama 2,5 tahun setelah pendidikan dokter gigi umum selesai. 
Untuk ayah dan bunda yang tinggal di luar Jawa, cobalah menghubungi Rumah Sakit besar setempat, biasanya drg. SpKGA berpraktik di RS besar. 

3. Buat janji dengan dokter gigi tersebut
Pilih waktu dimana anak segar, tidak ngantuk dan tidak capek.
Bila anak sedang tidak mood, pasti akan rewel ke dokter gigi.

4. Ceritakan kepada anak bahwa dokter gigi akan memeriksa dan membersihkan gigi anak supaya bersih, dan menyembuhkan gigi anak (bila ada keluhan giig yang sakit)
Jangan mengatakan kepada anak "... tidak diapa-apakan kok, dokter gigi hanya melihat saja."
Bila ternyata harus segera dilakukan tindakan tertentu pada giginya, anak akan merasa dibohongi oleh orang tua dan selanjutnya membuat anak tidak mau lagi ke dokter gigi.

5. Jangan menggunakan istilah-istilah medis dalam kehidupan sehari-hari untuk mengancam anak, misalnya : "jangan nakal nanti dokter marah, atau kalau nakal nanti disuntik" hal ini akan meninggalkan kesan yang kurang baik tentang dokter dan suntik pada pikiran anak.

6. Sebisa mungkin batasi menggunakan kata-kata NEGATIF seperti TIDAK
misalnya "adik TIDAK perlu takut .... TIDAK sakit kok!"  anak justru akan menangkap : TAKUT dan SAKIT 
Lebih baik ceritakan apa yang akan dilakukan drg dengan bahasa dan imajinasi yang mudah dimengerti anak, misalnya : "Gigi sama seperti adik, perlu dimandikan supaya bersih, drg nanti akan memandikan gigi adik." 


7. Orang tua boleh menjanjikan sesuatu bila anak mau ke dokter gigi, namun tidak perlu berlebihan, cukup misalnya membelikan makanan kesukaannya, atau mainan kecil. Namun orang tua pun harus konsekuen, bila anak menolak ke dokter gigi tidak memberikan hal yg dijanjikan tersebut.

Di klinik gigi kami, anak yang pintar dan menurut saat dirawat giginya, disediakan beragam hadiah yang dapat mereka pilih... ada sticker, pensil, cincin, balon, dll... asyik yah? Selain gigi jadi cantik, dapat hadiah pula...

8. Persiapkan anak sebelum ke Dokter Gigi
Misalnya : tidur dan makan cukup sebelum kunjungan ke dokter gigi.
Untuk anak balita seringkali menangis bila berada di lingkungan asing, namun jangan kuatir, hal tersebut adalah normal.
Yang terpenting Ibu tidak boleh gelisah atau takut, karena feeling anak sangat peka lho...kalau Ibunya nervous, si anak akan merasakannya dan ikut nervous juga.
Bawa mainan atau barang kesayangan anak turut serta ke dokter gigi. Di klinik kami anak anda bisa periksa gigi sambil nonton film kartun! Jadi jangan lupa bawa juga film kesayangan anak anda!

Nah... tidak sulit bukan? Ayo bawa si kecil sekarang ke dokter gigi!
Ditulis oleh : drg. Melissa Antonia, SpKGA






"This is an original article. Copying is allowed if you mention our Blog as the source"

"Artikel ini adalah artikel original. Mengkopi diperbolehkan asalkan mencantumkan Blog kami sebagai sumbernya."

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Please leave your comments or questions....