Jumat, 21 Maret 2008

kapan sebaiknya anak pakai behel?



Sering saya mendapat pertanyaan dari orangtua pasien "Umur berapa sih anak boleh pakai begel?"
"Kalau masih ada gigi susunya apa boleh pakai behel?"
Istilah behel dengan warnanya yang colorful itu dalam kedokteran gigi disebut juga dengan perawatan ortodontik cekat atau Fixed Orthodontic ... seperti gambar berikut ini...
Apa gunanya behel? Gunanya adalah untuk merapihkan gigi yang posisinya tidak teratur.

Dalam kedokteran gigi terdapat 2 jenis perawatan ortodontik yaitu dengan
alat lepasan (removable appliance) dan alat cekat (Fixed appliance)

Apa beda antara alat lepasan dan cekat?
Bedanya tentunya alat lepasan dapat
dilepas dan dipasang sendiri oleh pasien, sedangkan alat cekat, akan selalu menempel pada gigi dan tidak dapat dilepas-pasang sendiri oleh pasien seperti pada gambar.

Selain itu berbeda pula hasil maupun tujuan pemakaian alat tersebut.
Alat lepasan hanya memberikan hasil
pergerakan gigi yang terbatas, oleh sebab itu seringkali diberikan untuk anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan akar gigi.


Sedangkan alat cekat memberikan
pergerakan gigi yang lebih banyak daripada alat lepasan, sehingga memungkinkan perawatan baik pada anak maupun orang dewasa.


Lalu kapan anak-anak mulai boleh memakai alat cekat?
Timing yang tepat untuk penggunaan alat ortodontik cekat bagi anak berbeda-beda tiap anak.
Hal ini tergantung dari :

1. Keparahan kelainan oklusi gigi (maloklusi) anak

Terdapat beberapa kelainan oklusi gigi anak yang harus segera dikoreksi untuk mencegah keparahannya seiring anak makin beranjak dewasa. Misalnya :

gigi seri rahang awah berada di depan gigi seri rahang atas,
gigi tonggos,
gigi berjejal (crowding) parah.

Kelainan-kelainan tersebut perlu segera dikoreksi untuk mencegah keparahan lebih lanjut ketika anak dewasa, yang tentunya akan semakin kompleks dan membutuhkan biaya yang lebih besar.


2. Tahap pertumbuhan gigi tetap anak
Mulai usia 7 tahun biasanya anak sudah memiliki beberapa gigi tetap. Bila gigi-gigi tersebut sudah cukup untuk dilakukan pemasangan alat ortodontik cekat maka perawatan tersebut dapat dipertimbangkan
3. Pengaruh kelainan gigi tersebut terhadap interaksi sosial anak
Keadaan gigi yang parah seperti gigi yang tonggos seringkali
mempengaruhi penampilan anak sehingga anak menjadi bahan olok-olok di sekolah. Bila hal ini terjadi perwatan ortodontik dapat dipertimbangkan
4. Kooperatif anak
Pemasangan alat ortodontik cekat membutuhkan ketelitian yang akurat.
Anak harus dapat duduk diam & tenang selama pemasangan. Hal ini mustahil dilakukan pada anak masih takut ke dokter gigi ataupun yang memberontak dengan sikap tidak terkendali
5. Kebersihan mulut anak
Pemasangan alat ortodontik cekat menyebabkan semakin mudahnya sisa-sisa makanan terjebak diantara gigi geligi dan semakin rentan pula mengalami gigi berlubang (karies). Oleh sebab itu anak harus mampu melakukan pembersihan gigi dengan baik.

Demikian pertimbangan-pertimbangan dalam pemakaian alat ortodontik cekat pada anak, semoga dapat menjadi tambahan informasi dan bahan pertimbangan bagi anda.

Jadi apakah anak anda membutuhkan pemakaian behel? Silakan berkonsultasi dengan dokter gigi spesialis Ortodontik anda.

Artikel dan Foto kontribusi : drg.Melissa Antonia,SpKGA

This is an original article. Copying is allowed if you mention our Blog as the source
Mengkopi diijinkan asalkan mencantumkan Blog kami sebagai sumbernya.

4 komentar:

  1. Dok,kenapa kalau gigi dibehel itu harus ada yg dicabut ya?Aku dicabut 4 secara langsung.Memang cabut gigi itu memang selalu dilakukan bagi pengguna behel?

    BalasHapus
  2. Halo Ferren...

    Bila keadaan rahang kita kekurangan ruangan ada kalanya ada gigi yang harus dicabut supaya terdapat ruangan untuk gigi bisa tertata dengan rapih.
    Namun hal itu tergantung keadaan gigi masing-masing orang, tidak semua orang harus dicabut giginya, jumlah gigi yang harus dicabut juga tergantung masing-masing kasus tidak semua orang sama.

    Pada kasus Ferren mungkin ruangan untuk giginya kurang, sehingga harus ada gigi yang dicabut, untuk lebih jelasnya Ferren bisa tanyakan langsung dengan dokter gigi yang merawat, ok?

    BalasHapus
  3. Dok, kalau mau pasang behel tapi masih ada gigi susu nya boleh gak ??

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo ibu Rindiani,

      Sebaiknya ibu berkonsultasi langsung dengan drg spesialis ortodontis kami, drg. Priska Hendrawan, SpOrt karena tiap kasus berbeda, ada yg sebaiknya menunggu sampai gigi susu tanggal semua, ada yg sebaliknya, tidak bisa disamaratakan...
      Terima kasih....

      Hapus

Pardon for our slow response of your comments...